Pertanian, Perikanan dan Peternakan

Petani Kopi Wayau Perdalam Teknik Budidaya hingga Roasting dan Blending di Jember

Rabu 16 September 2026 · 6 dilihat · 1 hari yang lalu
Petani Kopi Wayau Perdalam Teknik Budidaya hingga Roasting dan Blending di Jember

WAYAU (16/07/2026)- Kesempatan menambah ilmu dan pengalaman diperoleh Kelompok Tani Sejahtera Desa Wayau, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong. Sejumlah petani kopi dari Kabupaten Tabalong berkesempatan mengikuti Pelatihan Teknik Budidaya Kopi, Roasting dan Blending di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (ICCRI), Jember, Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada 15–17 September 2026 tersebut diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan Perkebunan (KP3) Kabupaten Tabalong. Pelatihan menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani kopi di Tabalong, khususnya dalam mengembangkan komoditas kopi agar memiliki kualitas dan nilai tambah yang lebih baik.

Dalam pelatihan tersebut, para petani tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai teknik budidaya tanaman kopi, tetapi juga diperkenalkan dengan proses pengolahan kopi, termasuk roasting dan blending. Pengetahuan tersebut dinilai penting karena kualitas kopi tidak hanya ditentukan sejak tanaman berada di kebun, tetapi juga melalui proses pengolahan setelah panen.

Bagi Kelompok Tani Sejahtera Desa Wayau, kesempatan mengikuti pelatihan di pusat penelitian kopi dan kakao di Jember menjadi pengalaman berharga. Para petani dapat melihat secara langsung berbagai teknik dan proses pengelolaan kopi yang dapat menjadi referensi untuk diterapkan dalam pengembangan tanaman kopi di Desa Wayau.

Pelatihan ini diharapkan tidak berhenti sebatas menambah wawasan, namun juga mampu mendorong petani untuk meningkatkan kualitas hasil produksi kopi Tabalong. Dengan pengetahuan mengenai budidaya hingga pengolahan, petani diharapkan semakin siap menghasilkan produk kopi yang memiliki kualitas, cita rasa dan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Keikutsertaan Kelompok Tani Sejahtera dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat pengembangan komoditas kopi di Desa Wayau. Pengalaman yang diperoleh selama pelatihan nantinya diharapkan dapat dibagikan kepada petani lainnya, sehingga pengetahuan dan keterampilan mengenai kopi dapat berkembang lebih luas di tengah masyarakat.