WAYAU (04/09/2026) – Kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan membuat kondisi udara di sejumlah wilayah menjadi kurang nyaman. Di tengah situasi tersebut, warga Desa Wayau, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, melaksanakan Shalat Istisqa sebagai ikhtiar dan bentuk permohonan kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan.
Shalat Istisqa dilaksanakan pada hari Jum'at (04/09/2026) di halaman Kantor Desa Wayau dan diikuti oleh warga desa bersama aparat pemerintah desa, tokoh masyarakat, para siswa sekolah, serta sejumlah unsur masyarakat lainnya. Pelaksanaan berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan suasana yang cukup mengharukan.

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Sahlian Noor. Dalam pelaksanaan tersebut, warga bersama-sama memanjatkan doa dan memohon agar Allah SWT memberikan rahmat berupa turunnya hujan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas kondisi lingkungan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap cukup tebal. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan warga.
Melalui Shalat Istisqa, warga Desa Wayau menunjukkan kebersamaan dalam menghadapi kondisi tersebut. Selain menjadi bentuk ibadah dan ikhtiar spiritual, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama memohon pertolongan Allah SWT sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan.
Di tengah kondisi yang penuh keprihatinan, warga berharap hujan segera turun sehingga dapat membantu memadamkan titik-titik kebakaran, mengurangi kabut asap, membasahi lahan yang kering, serta mengembalikan kondisi udara agar kembali bersih dan nyaman.
Shalat Istisqa pun menjadi gambaran harapan masyarakat Desa Wayau. Di saat asap menyelimuti lingkungan dan langit masih belum memberikan tanda-tanda hujan, warga memilih untuk bersama-sama menengadahkan tangan, memohon agar hujan segera turun sebagai rahmat dan pertolongan dari Allah SWT.