WAYAU (06/08/2026) – Pemerintah Desa Wayau menggelar musyawarah bersama kelompok tani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Wayau, Ketua Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Hikun, serta masyarakat untuk membahas rencana kegiatan gotong royong membersihkan saluran sungai yang menjadi jalur pengairan sawah di kawasan Baruh Mambari dan Bilis. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman H. Abdullah, RT 12 Desa Wayau, pada Rabu (05/08/2026) malam.
Musyawarah dihadiri sekitar 40 orang peserta yang terdiri dari unsur pemerintah desa, kelompok tani, tokoh masyarakat, dan warga. Pertemuan ini membahas kondisi saluran irigasi yang mulai mengalami penyumbatan akibat endapan dan tumbuhan liar sehingga perlu dilakukan pembersihan secara bersama-sama. Kelancaran aliran air dinilai sangat penting untuk menunjang kebutuhan pengairan lahan persawahan, terutama menjelang musim tanam.
Kepala Desa Wayau dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong sebagai budaya yang harus dipertahankan. Sementara itu, Ketua BPP Hikun bersama PPL Desa Wayau memberikan masukan mengenai pentingnya pemeliharaan saluran irigasi agar distribusi air ke lahan pertanian tetap optimal dan mampu mendukung peningkatan produktivitas hasil panen.
Melalui musyawarah ini, disepakati bahwa kegiatan gotong royong pembersihan saluran sungai akan dilaksanakan secara bersama-sama sesuai jadwal yang telah direncanakan. Penggunaan alat untuk membersihkan yaitu dibantu dengan alat berat Excavator biaya ditanggung oleh warga secara gotong royong. Diharapkan, sinergi antara pemerintah desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan masyarakat dapat menjaga keberlangsungan sistem irigasi serta memperkuat ketahanan sektor pertanian di Desa Wayau.