Pertanian, Perikanan dan Peternakan

Rumah Belajar Pertanian Wayau Panen Sukses, Produksi Pupuk Organik Mulai Dilirik Pasar

Rabu 22 Juli 2026 · 12 dilihat · 6 hari yang lalu
Rumah Belajar Pertanian Wayau Panen Sukses, Produksi Pupuk Organik Mulai Dilirik Pasar

WAYAU (22/07/2026) – Rumah Belajar dan Inovasi Pertanian Desa Wayau kembali menunjukkan hasil nyata dalam mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan. Melalui Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera, masyarakat berhasil memproduksi pupuk kompos organik jenis Tryco Premium, yang dibuat dari fermentasi bahan-bahan alami dan ramah lingkungan.

Produksi pupuk tersebut merupakan hasil pembinaan berkelanjutan dari Yayasan Pendidikan Konservasi Alam (YAPEKA) bersama PT Bentang Alam Sumatera (PT BAS). Program ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi petani, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang bernilai ekonomi bagi masyarakat Desa Wayau.

Keberhasilan produksi tersebut mendapat respons positif. Bahkan, pupuk kompos Tryco Premium yang telah selesai diproduksi kini telah memperoleh pesanan dari Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong, sebagai bentuk kepercayaan terhadap kualitas produk yang dihasilkan oleh kelompok tani setempat.

Ketua Kelompok Tani Sejahtera Desa Wayau, Subandi, mengatakan para anggota semakin bersemangat menjalankan usaha produksi pupuk organik karena melihat prospek yang sangat menjanjikan.

"Kami sangat termotivasi dengan usaha pembuatan pupuk kompos ini. Potensinya sangat besar apabila benar-benar dikerjakan secara serius bersama seluruh anggota kelompok. Selain bermanfaat untuk pertanian, usaha ini juga dapat menjadi sumber tambahan penghasilan bagi para anggota," ujar Subandi, Rabu (22/7).

Menurutnya, penggunaan bahan-bahan alami dalam proses fermentasi menghasilkan pupuk yang lebih ramah lingkungan sekaligus mampu meningkatkan kesuburan tanah. Hal tersebut sejalan dengan upaya mendorong praktik pertanian berkelanjutan di Desa Wayau.

Rumah Belajar dan Inovasi Pertanian Desa Wayau sendiri terus dikembangkan sebagai pusat pembelajaran, diskusi, pelatihan, hingga produksi pupuk organik bagi masyarakat. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola lahan secara mandiri sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai jual.

"Pemerintah Desa Wayau tentu sangat mendukung pengembangan usaha pupuk organik ini. Apalagi produk yang dihasilkan sudah mendapat kepercayaan dari Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong. Ini menjadi motivasi bagi kelompok tani untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi, sehingga ke depan dapat menjadi salah satu usaha unggulan desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Ardiansyah.

Harapan dengan adanya kolaborasi yang telah terjalin antara Pemerintah Desa Wayau, YAPEKA, PT Bentang Alam Sumatera (PT BAS), serta kelompok tani dapat terus berlanjut. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menciptakan pertanian yang produktif, ramah lingkungan, sekaligus membuka lapangan usaha baru bagi warga desa.


Dengan adanya pesanan dari Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong, usaha produksi pupuk kompos Tryco Premium diharapkan semakin berkembang. Selain memperkuat kemandirian kelompok tani, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, lembaga pendamping, dan dunia usaha mampu menciptakan inovasi pertanian yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.