WAYAU(22/07/2026) – Pembangunan jembatan di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, RT 07 Desa Wayau, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, terus dikebut. Jembatan yang berada di ruas jalan berstatus kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut kini memasuki tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Informasi tersebut disampaikan pihak kontraktor pelaksana yang menyebutkan bahwa pekerjaan berjalan sesuai jadwal. Jembatan dibangun menggunakan struktur pile slab, yakni sistem konstruksi yang mengandalkan tiang pancang sebagai penyangga utama sehingga lebih kokoh, stabil, dan sesuai untuk kondisi tanah yang memiliki daya dukung rendah.
Selain memiliki ketahanan yang lebih baik, penggunaan struktur pile slab juga diharapkan mampu memperpanjang usia layanan jembatan, meminimalkan risiko penurunan konstruksi, serta memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi bagi pengguna jalan.
Pantauan di lapangan menunjukkan pekerjaan telah memasuki tahap akhir. Sejumlah pekerja terlihat menyelesaikan pekerjaan pada badan jembatan dan bagian pelengkap lainnya, termasuk pengecatan pagar pengaman yang didominasi warna hitam dan kuning sebagai penanda keselamatan.
Pihak kontraktor optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target apabila kondisi cuaca tetap mendukung.
Kepala Desa Wayau menyambut baik progres pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan baru merupakan harapan masyarakat yang telah lama menantikan akses jalan yang lebih aman dan nyaman.
"Atas nama Pemerintah Desa Wayau, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas pembangunan jembatan ini. Kami berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu pada bulan Agustus sehingga masyarakat dapat segera menikmati manfaatnya. Infrastruktur yang baik tentu akan mendukung mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian maupun usaha masyarakat, serta meningkatkan perekonomian Desa Wayau," ujar Kepala Desa Wayau.
Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat strategis karena menjadi salah satu jalur penghubung aktivitas masyarakat di Desa Wayau maupun pengguna jalan yang melintas di Jalan Jenderal Basuki Rahmat. Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat diimbau tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu yang dipasang di sekitar lokasi proyek.
Warga pun menyampaikan rasa syukur atas pembangunan yang tengah berlangsung. Mereka berharap setelah jembatan selesai, akses transportasi menjadi lebih lancar dan waktu tempuh masyarakat semakin singkat.
"Kami sangat bersyukur pembangunan jembatan ini hampir selesai. Semoga target penyelesaian bulan Agustus bisa tercapai sehingga akses jalan kembali normal. Jembatan ini tentu akan sangat membantu aktivitas sehari-hari dan memperlancar perekonomian masyarakat, khususnya warga Desa Wayau," Rahman Fauji salah seorang warga.
Dengan rampungnya pembangunan nanti, jembatan ini diharapkan menjadi infrastruktur yang mampu meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar arus barang dan jasa, serta menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Wayau dan sekitarnya.